Jasa Ukir Online – Jasa Ukiran Khas Jepara

kami menerima jasa pengukiran majapahit kuno, mataram, modern eropa dan ukiran khas jepara lainnya serta jasa design ukiran

Pintu Gerbang Dari Ukiran Es Di Rusia

Posted by amiruljepara on June 4, 2012

Sayang anak ala Rusia, seorang bapak melintasi di pintu gebang es sambil menarik selancar es yang dinaiki anaknya. Foto by Syaripudin Zuhri.

Sayang anak ala Rusia, seorang bapak melintasi di pintu gebang es sambil menarik selancar es yang dinaiki anaknya. Foto by Syaripudin Zuhri.

Biasa di hari libur tak usah berat-berat, yang ringan ringan saja, kali ini saya ajak anda jalan-jalan melihat pintu gerbang yang terbuat dari es. Ini memang kebiasaan di Rusia saat musim dingin, ada saja cara mereka memanfaatkan musim yang ada, tak dibiarkan musim yang sedang berjalan begitu saja tanpa ada suatu kreatifitas yang ada di dalamnya.  Banyak kreasi yang dibuat oleh orang Rusia yang tak terpikir oleh kita, bangsa Indonesia. Salah satunya yang melegenda adalah “pohon cinta” yang terbuat dari gembok!

Ya ada-ada saja cara mereka mengabadikan cinta, di pohon gembok anda akan menemukakan ribuan pasangan pengantin yang namanya sengaja di cat, di ukir, di grafir dan sebagainya, pokoknya menarik dan lagi-lagi membawa wisatawan dari mancanegara akan datang ke tempat ini. Mungkin kalau di Indonesia, misalnya di Jakarta, entah di Monas, TMII,  Dupan membuat “pohon cinta” pasti menarik, jangan lupa ini dikelola oleh pemerintah daerah, bukan swasta, kalau swasta tujuannya mencari untung melulu!

Pengunjung sedang memasuki pintu gerbang terbuat dari es. Perhatikan bintik-bintik hitam pada pintu gerbang , itu adalah koin rubel yang sengaja ditempeli oleh pengunjung. Foto by Syaripudin Zuhri.

Pengunjung sedang memasuki pintu gerbang terbuat dari es. Perhatikan bintik-bintik hitam pada pintu gerbang , itu adalah koin rubel yang sengaja ditempeli oleh pengunjung. Foto by Syaripudin Zuhri.

Jadi pemerintah daerah, misalnya dalam hal ini DKI Jakarta, menyediakan suatu tempat yang strategis, lalu menyediakan “pohon cinta” tersebut, yang nantinya setiap “daun” dalam hal ini adalah gembok digantungkan oleh pasangan pengantin baru dari berbagai daerah, wah pasti unik dan akan menarik perhatian pengunjung. dengan demikian akan menambah semarak kota tersebut dan akan membawa cerita sendiri bagi pengunjungnya. Untuk cerita “pohon cinta” yang berasal dari gantungan gembok ini secara panjang lebar sudah saya tulis di ruang ini juga, yang tertarik bisa lihat di indek.

Sekarang kita kembali ke pintu gerbang yang terbuat dari es,  di dalamnya anda bisa menemukan kreasi berbagai macam benda yang terbuat dari es. Acaranya berlangsung sebulan, dari bulan Januari- Februari 2011, tepatnya selama berada di puncak musim dingin, karena mulai bulan Maret musim dingin perlahan akan berganti ke musim semi, otomatis suhu akan naik dari yang biasanya minus belasan, menjadi plus belasan! Dengan demikian es otomatis akan cair dan saljupun akan hilang secara perlahan-lahan.

Di mana tempatnya? Biasanya diadakan di tempat-tempat rekreasi yang sering dikunjungi warga di Moskow, bisa di Park Culture, Park Pabedi, WNNH, Park Sokolniki dan lain sebagainya. Nah yang saya tampilkan di sini, adanya di dekat stasiun  metro WDNH. Pintu gerbang es ini saya kunjungi seminggu sebelum terjadi peledakan bom yang di airport Domodedovo, jadi tepatnya dua minggu yang lalu dipertengahan bulan Januari 2011. Lokasinya persis berada di belakang stasiun  metro WDNH atau di sebelah Barat metro WDNH, di mana terdapat patung pesawat  yang diluncurkan ke angkasa.

Di depan patung yang menjulang tinggi ini ada taman yang luas menghadap ke jalan raya Propek Mira atau jalan raya Perdamaian, bisa juga disebut jalan raya Dunia, karena arti Mira di situ bisa perdamaian, bisa juga dunia. Kalau anda datang dari arah jalan raya Prospek Mira tadi, di kiri kanan anda ada patung-patung para ahli astronomi bangsa Rusia setengah badan, para tokoh yang telah menyumbangkan jasanya untuk astronomi Rusia, sekaligus Dunia. Di tengah-tengahnya anda langsung berhadapan dengan patung seluruh badan dari seorang ilmuwan Rusia di bidang penelitian astronomi, Ciolkovsky, yang sedang duduk dengan gagahnya. Jadi patung ini menghadap ke jalan raya dunia itu!

Lebih unik lagi kalau anda membawa mobil dan dari arah Selatan di jalan Prospek Mira ini menuju WDNH, maka dari jarak beberapa km anda dapat melihat patung pesawat ini persis seperti berada di tengah jalan-jalan, dan anda seperti sedang jalan menuju langit, karena jalan raya tersebut dibuat searah dengan berdirinya patung pesawat tadi, tapi semakin dekat ternyata jalan itu membelok ke kiri dan ke kanan, jadi bentuk jalan seperti segi tiga sama kaki, benar-benar luar biasa cara mereka menata kotanya, sampai jalanpun bisa di tata sedemikian rupa, sehingga, sekali lagi, ketika anda mengendarai  mobil dari arah Prospek Mira ke WDNH  dari arah Selatan tadi, anda seakan  berjalan menuju ke langit! Ruar biasa ! ( sengaja pakai “R” bulan “L”).

Nah setelah anda masuk ke taman ini, anda akan menemukan pintu gerbang yang terbuat dari es, ya pintu gerbang sementara pertunjukan seni ukir mengukir es, yang memang setiap tahun di musim dingin selalu di adakan. Yang sudah-sudah, anda bisa duduk dan berfoto dengan petung manusia yang terbuat dari es, patung yang dibuat persis dan di desain khusus sedang duduk dikursi panjang, kalau berfoto bisa sambil di pangku oleh patung tersebut, atau duduk sejajar dengannya, atau bisa juga bersandar dengan patung tesebut, seperti sepasag kekasih, tentu bagi yang perempuan, karena patungnya laki-laki!

Kali ini patung es yang mereka buat di pintu gerbangnya adalah sepasang kosmonot( astronot), lengkap dengan pakaian antariksanya. Oya, kalau anda masuk ingin melihat-lihat di dalamnya, anda bisa membeli karsis 200 rubel untuk dewasa, dan 100 rubel untuk mahasiwa dan pelajar serta anak-anak. Tempat pembelian tiket ada di sisi kiri dari pintu gerbang es tadi. Dan kalau anda tak masuk, ya tak apa-apa, anda bisa jalan-jalan disekitar taman kosmonot ini, nah karean musim dingin dan angin kencang, karena ini di lapangan terbuka, jadi jangan lupa menutup seluruh anggota tubuh dengan jaket, kaos tangan, syal dan lain sebagainya, bila anda tak ingin beku!

Dari tempat ini anda bisa masuk ke musium aeronautica yang hangat, karena di dalam ruangan dan anda bisa ngeteh dan ngopi atau makan siang di dalamnya, di dalam musium aeronautica ini ada kafe. Sip lah, dingin-dingin ngopi sambil makan roti hangat,  di dalam musium. Oya jangan ke luar dulu dari musium, kalau anda masih merasa kedinginan setelah berlama-lama di luar tadi. Itu memang salah satu strategi di musim dingin di Rusia, lagi jalan-jalan kedinginan, masuk saja ke magazin, itu istilah toko di Rusia, bukan majalah! Cari kehangatan di dalamnya, setelah itu jalan lagi, bila badan sudah merasa hangat, begitulah cara atau strategi menghadapi musim dingin di Rusia bila anda sedang berjalan-jalan, bila tidak bibir anda membiru, tangan gemetaran, mata berair dan ujung-ujung jari kaki, bukan lagi dingin, tapi terasa panas, nah unikan, karena sangat dinging kaki di dalam sepetu  menjadi panas!

Lalu apa yang mau diambil pelajaran dari seni ukir es tadi?  Banyak, paling tidak munculnya kreatifitas dari orang Rusia di musim dingin yang membekukan, mereka tetap berkarya! Bukan malah menyesali  iklim yang memang tidak bisa dirubah. Optimisme hidup gaya orang Rusia perlu kita contoh, betapapun dinginya mereka tetap berkarya atau bekerja, ada saja sesuatu yang mereka kerjakan. Bahkan dengan adanya salju atau dingin yang membekukan telah melahirkan karya-karya besar sastera, puisi, novel, sinetron film dll. Ingat novelnya kang Abik, “Bumi Cinta” itu berlatar belakang Rusia, padahal itu hanya main di tataran imajinasi dan bersumber di internet, google, peta dll.

Jadi jangan biarkan waktu berlalu tanpa karya, ada sesuatu yang harus dilakukan selama napas masih dititipi oleh yang Maha Kuasa! Oke sekian dulu.

dikutip dari : http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/01/30/pintu-gerbang-dari-ukiran-es-di-rusia/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: